Sesepuh Kaligrafi Dunia Ibnu Muqlah

Ibnu Muqlah adalah nama tokoh kaligrafer dunia yang wajib di ketahui bagi para kaligrafer, khususnya kaligrafer pemula seperti saya.

Namanya mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagin kalangan kaligrafer senior, karena jasanya yang besar telah beliau torehkan dalam bidang yang kita gemari ini.

Sehingga kita sebagai penerusnaya bisa mempelajari kaligrafi dengan lebih mudah, mengikuti apa yang telah di ciptakan oleh beliau atau yang telah beliau kembangkan, dalam bidang seni yang satu ini.

kaligrafer-dunia-ibnu-muqlah


Sebenarnay pada artikel yang alain saya juga pernah membahas sedikit mengenai riwayat hidup beliau, dalam tulisan saya yang berjudul  6 Tokoh Besar Kaligrafi Islam di Dunia, Saudara bisa cek.

Namun hanya bagian umumnya saja, yang saya pikir belum cukup untuk menghilangkan rasa penasaran sauadara terhadap kehidupan atau biografi beliau, untuk di jadikan motivasi.

Nah untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menghilangkan rasa penasaran saudara mengenai perjalanan hidup beliau, melalui tulisan ini. Silahkan di nikmati hehe.

Ibnu Muqlah yang merupakan sesepuhnya para kaligrafer ini, memiliki nama lengkap Muhammad bin Ali bin Al Husain Ibnu Muqlah. Beliau lahir pada akhir bulan Sawwal tahun 272 H, yang bertepatan dengan hari kamis setelah waktu  sholat Ashar.

Baca Juga : Situs Rekomendasi Belajar Kaligrafi

Sebenarnya Ibnu Muqlah adalah sososk kaligrafer yang hidup pada masa dinasti Abassiyah, yang pernah menjadi seorang mentri pada tiga Khalifah sekaligus, di mulai dari Khalifah Muqtadir Billah (Yahun 316 H ), di teruskan pada masa Khalifah Al-Qahir dan di akhiri Khalifah Al-Radhi.

Adapun nama Ibnu Muqlah ini memiliki makna " anaknya Muqlah ", Sedangkan Muqlah memiliki arti "Kesayangan".

Panggilan Muqlah sering di lontarkan Ibunya kepada anakanya, karena ayahnya pada waktu kecil sering memanggilnaya dengan panggilan "ya muqlata abiiha ( Hei anak Kesayangan Bapaknya ) ".

Muqlah sendiri yang memiliki makna " Biji Mata " sering di gunakan untuk ungkapan sayang. Namun menggunakan nama ibunya sebagai nama Nasab bukanlah suatu kebiasaan orang Arab, sedangkan yang terjadi pada ibnu muqlah sesuatu yang langka terjadi.

Kemudian Ibnu Muqlah yang juga merupakan seorang wazir ( Menteri ) wafat pada hari Ahad 10 Syawwal 328 H atau tahun 940 M.

Kematian beliau berawal dari saat karir beliau membaik, dalam bidang kaligrafinya, sehingga banyak dari pihak pemerintah waktu itu tertarik kepada beliau.

Akhirnya Ibnu Muqlah masuk ke dalam elemen pemerintahan, dengan di jadikanya Menteri Oleh Khalifah Al-Muqtadir Billah, untuk mengurusi perpajakan.

Setelah khalifah Al-Muqtadir wafat, selang dua tahun Ibnu Muqlah mendapatkan fitnah, yang menjadikan beliau harus di asingkan di sebuah penjara di persia. 

Fitnah tersebut datang lagi setelah di angkatnya kembali menjadi menteri oleh Khalifah selanjutnya, dan beliaupun harus di asingkan kembali.

Sampai kemudian pada masa Khalifah Al-rodhi beliau mendapatkan fitnah kembali, setelah di angkatnya kembali menjadi wazir ( menteri ), Namun kali ini dengan tambahan hukuman potong tangan.

Bahkan menurut beberapa artikel yang saya pernah baca, ibnu muqlah karena sebab fitnah tersebut sampai tidak memiliki kedua tangan serta lidahnya, sampai akhkirnya beliau wafat.

Namun dalam keadaan tersebut beliau masih tetap menorehkan kegemaranya walapun hanya dengan ujung tangan kananya yang sudah tiadak ada. Kita doakan saja semoga beliau Khusnul Khatimah sauadra, amin.

Baiklah saudaraku kita lanjutkan ke pembahasan yang selanjutnya mengenai jasa jas beliau dalam bidang Kaligrafi, sampai sampai beliau mendapatkan gelar " Imam Al-Khattatin ".

Bicara jasa jasa beliau dalam bidang kaligrafi tentunya sangat banyak sekali, berawal dari itu ayahnya Ibnu Muqlah Ali bin Husain yang juga merupakan seorang kaligrafer yang memiliki banyak sekali karya yang sangat indah.

Serta kakek dan saudara Ibnu Muqlah yang bernama Hasan juga sama sama menekuni bidang kalaigrafi, walapun karya beliau juga bagus bagus, namun tetap yang paling menojol adalah karya dari Ibnu Muqlah.

Ibnu Muqlah adalah yang telah mengubah Khat jenis Hijazi yang terkesan kaku, menjadi bentuk yang lebih lentur seperti apa yang kita kenal dengan sebutan Kahat Naskhi dan Tsulusi.

Saat Masih berumur 16 tahun Ibnu Muqlah pernah mengajar kaligrafi di madrasah Ibnu Furrot, yang merupakan suatu sekolah kaligrafi yang terkemuka pada waktu itu. 

Berkat kemahiranya tersebut, akhirnya beliau di angkat menjadi wazir dan sampai akhirnya beliau di asingkan. Pada waktu pengasinag tersebut beliau lebih banyak menggunakan waktunya untuk memperdalam keilmuanya di dalam penjara.

Beliau adalah orang pertama yang mengajarkan kaidah ukuran huruf huruf menggunakan titik titik.

Baca Juga : Definisi Kaligrafi Terlengkap

Ada salah satu karya beliau yang kita masih bisa rasakana  atau yang sampai kepada kita, yaitu "Risalah Wazir Ibni Muqlah Fi Ilmil Khatti Wal Qalam", yang mengulas seputar kalaigrafi, di mulai dari cara memotong pena, memilih tinta, serta kaidah yang lainya.

Bersama dengan saudaranya Abdulah bin Muqlah yang wafat 10 tahun setelah kepergian beliau, Ibnu Muqlah pernah belajar kepada Al-ahwal Al-Muharrar, salah satu tokoh kaligrafi pada waktu itu.

Ibnu Muqlah sendiri mengajarkan bahwasanya pondasi tulisan yang benar serta indah bentuknya setidaknya ada lima hal yang lebih populer, dengan husnu at-tasykil.

1.Taufiyah : Yaitu setiap huruf harus memenuhi setiap haknya, dengan bentuk tertentu, seperti bentuk melengkung, miring, lurus dan lain sebagainya.

2. Itmam : Yaitu memberi hak kepada setiap huruf dengan ukuran yang telah di tentukan, seperti panjang, pendek, tebal, tipis.

3. Ikmal : Yaitu Menyempurnakan bentuk pada huruf ( Taufiyah ) dengan kadar yang benar dan rasio yang tepat.

4.Isyba' : Yaitu Memberikan setiap huruf bagian tebal dan tipisnya bagaimana mestinya. Yang tebal seharusnya tebal begitupun sebaliknya.

5. Irsal : Yaitu menulis dengan tangan yang lancar dengan tidak terputus putus di beberapa bagian yang di sebabkan gemetar ataupu di sengaja berhenti.

Demikian tadi lima hal dasar yang mudah sekali di pahami oleh saudara, bisa langsung di praktekan sendiri sesuai dengan apa yang saya sampaiakan di atas menurut sesepuh kaligrafi dunia Ibnu Muqlah.

Semoga beliau di berikan kemudahan dalam segala urusan kuburnya serta di tempatkan di sisi-Nya, di ampuni segala dosa dosanya serta di terima seluruh amal baiknya, Amin.

Baca Juga : Sejarah Kaligrafi Islam Di Dunia

Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaiakan pada kesempatan kali ini, tentang sesepuh kaligrafi yang populer, semoga bisa menjadikan tambahan wawasan bagi saudara dan bermanfaat bagi saya maupun saudara yang budiman, terima kasih.

0 Response to "Sesepuh Kaligrafi Dunia Ibnu Muqlah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel