Hukum Memajang Tulisan Kaligrafi Menurut Pandangan Ulama 4 Madzhab

Hukum memajang tulisan kaligrafi atau ayat ayat Allah saya rasa perlu untuk di bahas, karena belum tentu semua orang yang mengkonsumsi ataupun yang mengoleksi benda tersebut tahu tentang, hukum memajang ayat-ayat Allah yang sebenarnya.

hukum-memajang-tulisan-kaligrafi

Saudaraku yang di cintai allah, pada kesempatan kali ini setelah saya kemarin kemarin sudah memnulis artikel mengenai masalah seluk beluk kaligrafi, baik dari pengertianya, sejarahnya, tokoh tokonya dan lain sebagianya.

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas kaligrafi dari segi hukum. tidak bisa kita pungkiri segala sesuatu di dunia ini pasti ada hukumnya dalam segi agama islam.

Bicara soal hukum saya memang bukan orang ahli hukum baik hukum islam maupun hukum positif atau yang di anut oleh negara kita Indonesia ( hukum Nasional)

Baiklah saudaraku sekalian saya akan coba masuk ke pembahasan mengenai hukum memajang kaligrafi arab untuk di jadikan sebagai hiasan dinding maupun yang lainya.

Pembahasan kali ini saya akan jelaskan pandangan hukum islam dari yang menghalalkan sampai yang melarang keras menurut para ahli hukum sesuai dengan faknya beliau beliau yang faham di bidang hukum khususnya fikih Islam.

Saudaraku kita pasti tahu Islam menyuruh kita sebagai penganut-Nya untuk senantiasa bebrbuat baik dan memuliakan simbol simbol keislaman, seperti halnya ayat Al-qur'an, jangan sampai kita menghina, Karena itu firman Allah yang maha besar.

Hukum Memajang Kaligrafi atau tulisan arab menurut Ulama Empat Madzhab, yang saya kutip dari web Konsultasi Syariah Beliau sepakat melarang hal tersebut, Karena memajang ayat-ayat Allah berpotensi menimbulkan syirik atau ketergantungan kepada selain Allah. ataupun menghina ayat ayat Allah.

Di bawah ini akan saya paparkan pendapat beliau beliau mengenai memajang ayat ayat Allah atau kaligrafi arab.

Pertama menurut ulama Madzhab Syafi'i

Berdasarkan keterangan dari Imam an-Nawawi (W. 676 ) dalam kitabnya at-Tibyan beliau berpendapat " Madzhab kami Syafi'iyah , di benci menuliskan ayat Al-Qur'an di tembok atau kain"

Yang ke dua menurut ulama Madzhab Maliki

Dari Imam al-Qurthubi ( W. 631 ) beliau berpendapat " Di antara kehormatan Al-Qur'an, adalah tidak boleh menuliskan di tanah atau di atas tembok. sebagaimana yang terjadi di masjid baru baru ini.

Yang ketiga dari Ulama Madzhab Hanfi

Pendapat dari Imam Ibnu Nujaim ( W. 970 ) Beliau mengatakan " Bukan tidakan yang baik menuliskan Al-Quran di muhrab atau dinding, karena di khawatirkan tulisanya jatuh dan di injak. ( al-Bahr ar-Raiq, 2/40 )

Yang terakhir pendapat dari Ulama Madzhab Hambali

Berdasarkan keterangan dari Ibnu Taymiyah ( W. 728 ) Beliau berpendapat " Hukum menuliskan Al-Qur'an di atas lempeng perak sebagaimana hukum menuliskan Al-Quran di mata uang dirham atau dinar. Bedanya tulisan di lempeng perak di bakar dulu setelah di ukir.

Dan ini semua di benci, karena bisa menjadi sebab pelecehan Al-Quran dan disikapi tidak terhormat, atau  di tempatkan di tempat yang tidak selayaknya.



Saudaraku berdasarkan pendapat dari ulama-ulama empat madzhab, mereka semua sepakat melarang untuk memajang atau menjadikan tulisan ayat Al-Qur'an sebagi hiasan.

Karena di khawatirkan bisa terjadi hal hal yang tidak di inginkan, seperti jatuh kemudian terinjak, melecehkan ayat Allah dan lain sebagianya.

Namun menurut pendapat pribadi saya sendiri jika melihat  dari keterangan tersebut, ada beberapa celah yang bisa kita lakukan untuk tetap mengkonsumsi ayat ayat Allah SWT, untuk di jadikan hiasan dengan beberapa ketentuan pastinya.

Dalam artikel ini saya selaku penulis bukan bermaksud untuk menjerumuskan kedalam hal keburukan atau untuk melangar apa yang telah di sampaikan oleh ke empat ulama Madzhab yang pastinya keilmuanya dan ke'alimanya jauh di banding saya.

Setelah di atas tadi saya paparkan pendapat dari ulama empat madzhab, saya akan mencoba menjelaskan pendapat saya pribadi.

Saudara tidak harus mengikuti apa yang saya katakan, karena saya sejujurnya tidak bisa dan tahu apa apa. Jadi nanti apabila dalam penulisan saya kali ini, terdapat banyak kesalahan dan ketidakpuasan di hati saudara, saya mohon maaf dan koreksinya dari saudara sekalian.

Mungkin seperti ini, Apabila kita mengacu kepada pendapat para Ulama tersebut, beliau memberikan keterangan melarang memajang tulisan Al-Qur'an tapi dengan sebab tertentu pastinya.

Ambil contoh  pendapat yang di sampaikan oleh Imam Ibnu Nujaim dari Madzhab Hanafi bahwasanya beliau melarang memajang ayat ayat Allah di dinding, karena di khawatirkan terjatuh kemudian terinjak.

Sekarang misalkan jika kaligrafi yang di jadika hiasan di pasang di dinding, tidak terjatuh ada kemungkinan apa tidak kita menginjak tulisan tersebut ?.

Menurut saya tidak mungkin lah selama tulisan itu masih di atas dinding akan terinjak, toh walaupun jatuh sekalipun jika kita memang umat Islam yang baik jika melihat ayat Allah yang terjatuh secara sadar kita pasti akan mengambil dan menempatkan di tempat yang semsestinya.

Terus juga setelah ayat ayat itu di pasang di atas dinding kita jangan mengantungkan hidup dalam artian jangan mengharapkan sesuatu kepada tulisan tersebut, karena itu perbuatan syirik, dosa besar.


Kemudian saya juga pernah mendengar bahwasanya ada sebuah Hadis yang di riwayatkan oleh Imam Muslim yang artinya " Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan"

Berpatokan dari hadis tersebut saya rasa cukup lah bagi kita memajang kaligrafi dengan niatan untuk mengindahkan ruangan, tanpa ada niatan lain. Seperti berharap lebih kepada tulisan tersebut karena katanya ampuh dan lain sebagianya.

Sebaiknya hal tersebut hindari jangan sampai ada niatan seperti itu.

Mungkin pada kesempatan kali ini hanya ini yang bisa saya sampaikan kepada saudara sekalian, sekali lagi saya tidak ada niatan untuk melangar apa yang telah di tetapkan oleh Imam Imam dari empat madzhab tersebut.

Adapun tulisan saya ini mungkin banyak yang salah, saya mohon koreksinya dan saranya, supaya tulisan ini lebih berbobot dan bermanfaat bagi saudara sekalian, Trimakasih

Bagi saudar yang mungkin ingin tahu manfaatnya serta peranan kaligrafi boleh baca artikel saya tentang Manfaat dan Perana Kaligrafi Islam

3 Responses to "Hukum Memajang Tulisan Kaligrafi Menurut Pandangan Ulama 4 Madzhab"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel