6 Tokoh Besar Kaligrafi Islam di Dunia

Tokoh Besar Kaligrafi - Sebuah maha karya tentunya memiliki pencipta atau simpelnya orang yang membuat.

Ada beberapa sebuah karya seni indah yang di ciptkan dengan rasa cinta, mengandung banyak unsur kesenian dan manfaat, dan di antaranya adalah karya seni  kaligrafi.

6-tokoh-besar-kaligrafi-islam-di-dunia


Munculnya kaligrafi pertama ada di daerah timur tengah, yang mana tempat itu adalah gudangnya para ahli syair yaitu Negara Arab, tepat di mana agama Islam pertama kali muncul.

Jadi pada kesempatan kali ini saya akan sedikit memperkenalkan seorang tokoh yang mashur sepanjang masa dalam bidang seni kaligrafi.

Kita pasti tahu seni kaligrafi sudah menyebar ke seluruh dunia. Pastinya tidak terlepas dari para pencipta model model Kaligrafier handal di masa lalau yang terus di gandrungi sampai masa sekarang.

Baca Juga : Mengenal Kaligrafi Dari Pesantren

Adapun tokoh tokoh yang berpengruh dalam dunia kaligrafi bisa saudara temukan pada artikel saya di bawah ini.

1. Ibnu Muqlah

Nama Ibnu Muqlah sangatlah populer di kalangan pecinta kaligrafi, beliau merupakan seorang wazir (Mentri) pada masa daulah Abasiyyah.

Kaligrafier yang lahir pda thaun 887 M memiliki nama lengakap Abu Ali Al-Shadr Muhammad bin Hasan bin Muqlah, namun beliau lebih di kenal dengan nama Ibnu Muqlah.

Berkat kecerdasan beliau dan kepintaran beliau dalam membut kaligrafi yang ia pelajari dari tokoh kaligrafi terkeanl yaitu Al-Ahwal Al-Muharrir, beliau mendapatkan gelar Imamul Khattatin, kiblatnya para kaligrafier atau bapak kaligrafi.

Karya beliau dalam bidang kaligrafi adalah mengangkat gaya tulisan khat naskhi menjadi khat khufi.

Selain menekuni khat naskhi Ibnu Muqlah juga menekuni model khat Tsulusi.

Adapun sumbangan Ibnu Muqlah dalam dunia kaligrafi sebenarnya bukan dalam hal bentuk, melainkan lebih kepda  pemakian kaidah kaidah sistematis, yang menjadikan hasil yang lebih baik, khususnya dalam khat naskhi.

2. Ibnu Bawwab

Tokoh terkenal yang kedua memiliki nama lengakap Abu Al-Hasan Ali bin Hilal yng merupakan anak dari seorang penjaga pintu gerbang Istan di Baghdad.

Ibnu Bawwab merupakan seorang penghfal Al-Qu'an yang berhasil menulis Mushaf Al-Qur'an kedalam 46 eksemplar, serta menorehkan karya karya beliau entah tulisan ataupun ornamen, di dalam masjid masjid di Istambul Turky.

Masa muda Ibnu Bawwab belajar dari Muhammad Ibnu Assad murid dari Ibnu Muqlah, Beliau berhasil menciptakn khat jenis Raihani dan Muhaqqah serta penerus Khat Naskhi yang di usung oleh Ibnu Muqlah.

Pada saat itu beliau mampu  menggabungkan ke 6 model khat dengan sangat cantik, sedangkan satu lembar tulisan beliau bisa terjual sebesar 40 sampai 60 dinar dan pernah mendirikan sekolah kaligrafi di negaranya.

3.Yaqut Al-Musta'simi

Kaligrafer yang satu ini adalah seorang kepala perpustakaan Al-Mistan Syiriyah Baghdad yang biasa di pnggil dengan julukan Abu Durra atau Abu Al-Majid.

Yaqut Al-Musta'simi yang merupakan Kaligrafier sekaligus penyair ini memiliki metode menulis kaligrafi menggunakan bambu yang di potong miring menyerupai sebuh pena.

salah satu karya terbesar beliau dalam bidang kaligrafi, yang di lihat dari segi filsafatnya adalah "Kaligrafi Adalah Geometri Spiritual yang Diexpresikan Melalu Alat Jasmani" atau dalam bahasa Arab (Al-Khattu handasatun ruhaniyyatun dhaharat bi alatin jasmaniyyatin.

Berkat kelihaiyanya dalam membuat seni kaligrafi beliau berhasil membuat atau menjadikan gaya khat tsulusi berkembang menjadi bentuk ornamental yang dekoratif.

4. Ibnu Syekh (Syekh hamdullah Al-Amasi)

Ibnu Syekh merupakan salah satu maestro kaigrafi terbesar dan menjadi kiblatnya para pecinta dan penggiat kaligrafi pada masa Daulah Usmaniyyah.

Pada masa itu Sultan Bayzid II yang merupakan raja atau sultan pada masa Daulah Usmaniyyh yang memerintah tahun 1481 - 1512 M, pernah belajar kaligrafi pada beliau.

Generasi setelahnyapun menjadikan karya karya Ibnu Syekh sebagai patokan untuk mengembangkan keilmuanya di bidang kaligrafi atau di jadikan rumus oleh murid muridnya untuk pengembangan kaligrafi Islam.

Baca Juga : 6 Macam Khat Kaligrafi Terpopuler

5. Hafiz Ustman ( Ustman Ibnu Ali )

Nama Al-Hafidz di dapat karena beliau berhasil menghafalkan Al-Qur'an waktu masih muda, serta berhasil mendapatkan ijazah "Khattat dan Ta'lim Khat", yang di peroleh setelah belajar ilmu kaligrafi termashur pada masa itu karena di perintah oleh wazir Musthafa Pasha.

Kehebatan beliau dalam bidang kaligrafi model khat Tsulusi yang di beri judul Hiliyyah ( Sebuah deskripsi tentang nabi Muhammad ). Selain itu beliau juga berhasil menulis mushaf al-Qur'an sebanyak 25 Mushaf yang inkskripsinya tersebar di seluruh Istanbul.

Nama Hafidz Utsman bertambah harum ketika terpilih untuk guru mengajar kaligrafi kepda para petinggi/pejabat kerajaan, seperti Sultan Musthafa Khan II dan Sultan Ahmad Khan II. Beliau mengajar pada hari rabu untuk para petinggi kerajaan serta mengjarkan khat secara gratis untuk kalangan yang kurang mampu pada hari Ahad.

5. Hasyim Muhammad Al-Baghdadi

Al-Baghdadai atau Baghdad adalah tempat kelahiran beliau, tahun 1917 M adalah tahun kelahiranya. Waktu remaja Hasyim Muhammad sudah gemar menulis kaligrafi ataupun melukis ornamen kaligrafi.

Karena sejak kecil sudah di doktrin untuk belajar kaligrafi oleh gurunya yang berbanama Syekh Maulana Ali Al-Fadli.

Tokoh yang satu ini pernah belajar kaligrafi di Institut Kaligrafi Kairo setelah memperoleh gelar Diplomanya dari gurunya.

Padata tahun 1944 beliau berhasil lulus dari Institut Kaligrafi Kairo, dan pada tahun yang sama Hasyim mendapatkan Ijazah dari dua Kaligrafier terkenl Syyid Ibrahim dan Muhammad Husni.

Karyanya yang paling terkenal adalah sebuah buku yang membahas tulisan kaligrafi tentang model khat Ariq'ah pada tahun 1946, Hasyim juga di kenal sebagai seorang yang menulis gaya khat tsulus terbaik.

Tahun 1960 beliau di nobatkan sebagai pen-tashih Kaligrafi Arab di Institut Fine Of Art di Baghdad, lalu sebagai ketua bagian dekorasi islam dan kaligrafi arab. 

Tahun 1973 beliau menghembuskan nafas terakhir, setelah menterbitkan  karya tulisnya dalam sebuah buku yang berjudul "Kaidah Penulisan Khat Arab".

6. Hamid Al-Amidi

Dia adalah seorang kaligrafier yang menuliskan karya karyanya pada dinding dinding geudung terkenal di Istanbul. Kaligrafir yang satu ini memang menetap di Istanbul sejak umur 15 tahun, dan belajar mengenai hukum hukum kaligrafi dan cabang seni lainya.

Beliau adalah tokoh kaligrafi yang terkenal pada zamanya karyanya di jadikan patokan oleh para kalirafir setelahnya. 

Pemutaran sebuah film dokumenter yang menceritakan tentang Hamid Al-Amidi sebgai seorang Khattat pernah di lakukan enam bulan sebelum wafatnya beliau yang di adakan oleh Pusat Penelitian Sejarah dan Seni di Turki, yang tersebar ke berbagai negara.

Ada beberapa muridnya yang terkenal yang pernah di beri Ijazah oleh beliau, salah satunya dua ijazah yang di berikan kepada Hasyim Muhammad Al-Baghdadi.

Demikan di atasa adalah enam tokoh berpengaruh dalam dunia kaligrafi, sebenarnya masih banyak sekali tokoh tokoh yang lain namun untuk kali ini saya sajikan segitu dulu, untuk tokoh yang lain saya kumpulkan dulu informasiny terlebih dahulu, dan akan saya posting lain waktu. 

Semoga yang sedikit ini bisa menambah wawasan saudara, terima kasih sudah menyempatkan hadir di blog ini.

Baca Juga : Tokoh Besar Kaligrafi Islam di Indonesia

0 Response to "6 Tokoh Besar Kaligrafi Islam di Dunia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel