-->

Sejarah Kaligrafi di Indonesia


Sejarah Kaligrafi di Indonesia - memang menarik untuk di bahas, Namun sebelum masuk pada pembahsan saya akan singgung sedikit mengenai negara kita tercinta, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara kita adalah Negara yang kaya akan sumber daya alam yang melimpah ruah, dari Sabang sampai Merauke, kaya akan hutan yang rimbun dengan pepohonan serta lautnya yang luas menyimpan berbagi macam habitat dan nabitat yang tidak ada di negara lain.

Negara yang dulu di perjuangkan dengan gigih oleh para pendahulu kita, para Pahlawan yang telah menyerahkan seluruh hidupnya harta bendanya serta rela meninggalkan keluarganya demi menuju satu tujuan mulia yang sudah menjadi cita-cita bangsa dan seluruh rakyat Indonesia  yaitu Merdeka.

Sejarah-Kaligrafi-di-Indonesia
www.imuzaki.com
Bayangkan ratusan tahun kita di jajah oleh kolonial yang ingin menguasai negara kita, mereka memperlakukan sadara saudara pendahulu kita dengan semena mena, mereka di jadikan budak untuk melayani para penjajah di negri sendiri. Mau atau tidak memang begitulah ceritanya, tidaklah harus di sesali, namun jadikanlah kejadian masa lalu sebagai pelajaran untuk kemajuan kita di masa yang akan datang.

Tugas kita sebagai generasi sekarang atau generasi Milenial adalah mengisi kemerdekaan dengan hal hal yang positif seperti membaca tulisan ini. Gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik mungkin jangan sampai mengecewakan apa yang telah di perjuangkan oleh para pahlawan dan leluhur kita, karena semua itu adalah sejarah.

Berhubung pada kesempatan kali ini saya akan membahas sejarah maka dari itu saya singgung sedikit mengenai sejarah Indonesia sebagi prolog tulisan saya pada kali ini, Semoga prolog tersebut tidak menjadikan saudara untuk tidak melanjutkan membaca tulisan saya ini mengenai Sejarah Kaligrafi di Indonesia.

Membahas tentang sejarah kaligrafi pastinya tidak lepas dari sejarah masuknya agama Islam di Indonesia. karena kebanyakan dari kita beranggapan ketika mendengarkan kata kata kaligrafi pikiran kita mengarah pada Islam. Hal itu terjadai karena sejauh ini yang kita kethui kaligrafi itu adalah sebuah seni tulisan yang indah tapi tulisan tersebut berupa bahasa Arab. 

Padahal kalau kita kaji lebih dalam lagi definisi kaligrafi yang sebenarnya adalah sebuah kesenian tilisan entah itu bahasa Arab maupun Indonesia selagi itu di tuliskan dengan indah atau bagus mau itu bisa di baca atau tidak sekalipun tetap namnya kaligrafi, lebih lengkapnya bisa di baca pada artikel Definisi kaligrafi terlengkap dan Terperinci.

Sebenarnya ada tiga teori yang sangat kuat pendapatnya dengan bukti bukti yang telah di uji keaslianya masuknaya Isalm di Indonesia. Di antaranya ada Teori Makkah, Teori Gujarat serta teori Persia. pada tulisan kali ini saya akan membahas sejarah kaligrafi di Indonesia melalui teori Gujarat, untuk teori yang lain mungkin lain waktu, jika data datanya sudah lengkap dan sumbernya jelas.

Sesuai dengan teori Gujarat Islam masuk di Indonesia sekita abad ke 7 Hijriyyah atau abad ke 13 Masehi. Teori ini di buktikan dengan di temukanya makam Sultan Malik al Shaleh di Pasai, Aceh dan Makam salah satu Wali Songo, Maulana Malik Ibrahim Di Gresik, Jawa Timur. Menurut seorang Ilmuan ahli Arkeologi yang bernama J.P Moquetta berargumen bahwasanya batu nisan dan tulisan kaligafi yang berada di kedua makam bersejarh itu sama dengan yang ada di Gujarat. Gujart adalah sebuah tempat atau kota yang berada di Negara India bagian barat, yang berdekatan langsung dengan laut Arab.

Melihat dari hal tersebut akhirnya berkesimpulan batu nisan dari kedua makam tersebu di impor atau di beli dari Gujarat atau di buat oleh orang Gujarat ataupun oleh orang Indonesia yang belajar kaligrafi khas Gujarat. Ada juga alasan lain yang sama kuatnya yaitu karena kesamaan madzhab yang di anut oleh orang Indonesia dan Gujrat, yaitu bermadzhab Syafi'i.

Ada juga pendapat lain yang mengatakan sebenarnya kaligrafi adalah salah satu kesenian islam yang pertama kali di temukan di Indonsia. Ungkapan ini di kuatkan dengan data yang di peroleh dari hasil penelitian Arkelog Kaligrafi Islam Prof. Dr. Hasan Muarif Ambary, yang menyatakan bahawa kaligrafi kuffi yang di temukan pada makam Fatimah Binti Maimun di Gresik pada abad ke 11.

Bahkan saat kedatanganya ke Asia tenggara dan Nusantara, kaligrafi selain di jadikan sebagai tulisan batu nisan makam, tulisan arab (kaligrafi) juga banyak di gunakan untuk menulis materi materi pelajaran, undangan, tulisan pribadi, surat perjanjian, uang logam serta bahasa sehari hari. Namun yang di gunakan atau di istilahkan menggunakan bahasa Arab melayu dan  Arab Jawa (Arab Pegon).

Baca Juga : 5 Situs Rekomendasi Belajar Kaligrafi

Pada abad ke 18 sampai ke abad 20 Kaligrafi di jadikan kreasi masyarakat Indonesia dengan beragai macam media, baik berupa kayu, kaca, kanvas, maupun kertas. Bahkan para ulama sempat menulis ulang mushaf Al Qur'an yang sudah kuno, Namun tidak semua santri bisa melakukanya karena pada waktu itu masih sangat sedikit sekali yang bisa menulis khat dengan baik lantaran sedikit sekali orang yang mumpuni untuk menjadi guru di bidang itu.

Ada beberapa buku pada waktu itu yang bisa di jadikan rujukan untuk belajar kaligrafi, seperti buku karangan Muhammad Abdul Razzaq yang berjudul " Tulisan Indah " serta karangan Drs. Abdul Karim Husain yang berjudul "Khat seni kaligrafi" tahun 1971. Perlu di ketahui, mereka berdua adalah yang pertama kali menciptakan buku buku mengenai khat atau kaligrafi di Nusantara.

Dalama perkembangan selanjutnya Kaligrafi semakin membaik, tidak hanya sebatas tulisan yang indah dan berkaidah, maelaikna dilarikan ke metode lukis. sehingga hasilnya lebih cenderung cerah dengan berbagai campuran warna alami serta termasuk dalam konteks kesenirupaan atau visual art.

Kaligrafi bernuansa lukis ini awal muncul sekitar tahun 1979 dalam ruang lingkup pameran kaligrafi Nasional yang pertama yang di adakan bersamaan dengan acara MTQ Nasionala ke XI di kota Semanrang. Dan di sususl pameran lagi pada saat Mukhtamar Media Masa Islam se-Dunia tahun 1980 di Balai Sidang Jakarta.

Salah satu bukti perkembangan kaligrafi di indonesia adalah dengan di lombakanya menulis kalgrafi setiap ada acara MTQ dengan di sayembara. Awalnaya hanya di adakan di kota kota besar, tetapi saat ini sudah menyebar ke seluruh Nusantara seperti apa yang kita tahu sekarang.

Di zaman sekarang ini mungkin kita mau belajar kaligrafi tidak susah seperti pada zaman dahulu, kita bisa belajar kepada para ahli atau senior seniman kaligrafi atau lebih simpelnya bisa melihat tutorial di youtube.

Demikian apa yang bis saya tulisan pada keempatan kali ini mengenai sejarah kaligrafi di Indonesia, semoga yang sedikit dan juga kurang dari sempurna bisa mengobati rasa penasaran mengenai Sejarah Kaligrafi di Indonesia, semoga biasa bermanfaat bagi semuanya, Terima Kasih.

Baca Juga : Tokoh Besar Kaligrafi Islam di Indonesia

0 Response to "Sejarah Kaligrafi di Indonesia"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel